Bumbu Masakan yang Menjadi Ciri Khas Korea

Korea baik Korea Selatan ataupun Korea Utara termasuk ke dalam bagian Asia Timur. Walaupun kedua negara tersebut memiliki sejarah yang kurang baik karena adanya permusuhan, namun hampir segala sesuatu memiliki persamaan termasuk makanan. Terdapat bumbu masakan yang biasanya dipergunakan untuk membuat suatu masakan misalnya untuk membuat kimchi yang saat ini menjadi salah satu makanan yang sehat karena memiliki kandungan gizi yang bagus untuk tubuh.


Pertama adalah kanjang atau ganjang dan di Indonesia lebih dikenal dengan nama kecap asin untuk pengganti garam namun selain rasanya yang asin, kecap ini memiliki rasa yang gurih. Terdapat 2 jenis kecap asin yang digunakan yaitu:



  • Jin ganjang yang memiliki rasa yang agak gurih dan biasanya dipergunakan untuk membuat masakan dengan cara digoreng, di tumis ataupun direbus. Jenis kecap asin ini dipergunakan untuk pelengkap yang lainnya.

  • Guk ganjang atau disebut juga dengan jib ganjang atau coson ganjang yang biasnaya dipergunakan untuk makanan berkuah, atau yang diolah dengan cara direbus seperti mandu serta untuk pelengkap rasa sayur.


Kedua adalah doenjang atau dwenjang. Tauco Korea ini memiliki warna yang kuning pekat sehingga dipergunakan untuk kuah sayur serta ccigae. Douncang yang berwarna seperti selai kacang ini memiliki rasa seperti bumbu miso Jepang. Bumbu ini terbuat dari kedelai yang difermentasikan sehingga memiliki rasa yang manis dan asin dan terdapat potongan kecil kedelai. Makanan yang biasanya menggunakan doenjang yaitu:



  • Membuat saus seperti saus ssmajang.

  • Bahan untuk membuat gochujang.

  • Campuran saus salad.

  • Sambal untuk makan mentimun dan cabai hijau atau campuran sayuran lalap.

  • Menghilangkan bau amis pada ikan laut dan daging babi.


Ketiga adalah kochujang atau pasta cabai merah. Bumbu masakan Korea ini terbuat dari campuran kacang kedelai, cabai merah kering, air, garam dan tepung beras ketan. Semua bahan tersebut dicampur menjadi satu kemudian difermentasikan. Pasta ini memberikan rasa yang pedas dan biasanya orang Korea menggunakan bumbu ini untuk dicampur dengan minyak wijen dan nasi. Rata-rata masakan Korea terbuat dari bumbu ini dan selain dicampur dengan nasi, bumbu ini juga dapat digunakan untuk campuran sup dan makanan yang direbus, untuk bibimbab ataupun bulgogi.


Keempat adalah cabai merah bubuk atua gochugaru atau peper flake. Jenis bumbu ini adalah bumbu wajib untuk membuat kimchi, gochujang dan tteokbokki. Cara pembuatannya dapat dilakukan dengan cara dijemur terlebih dahulu atua dipanggang dengan menggunakan oven kemudian baru dihaluskan. Kelima adalah ssamjang yang merupakan bumbu kental yang pedas dan biasanya dipergunakan untuk saus cocolan di masakan barbeque. Bumbu ini terbuat dari campuran deonjang, gochunjang, bawang putih, cabai hijau, minyak wijen dan gula. Ssamjang juga dipergunakan untuk penyedap rasa pada bibimbab.


Bumbu masakan lainnya yang dipergunakan dalam masakan khas Korea yaitu:




  • Bawang putih atau maneul. Bawang putih biasanya dikonsumsi langsung atau ditumbuk halus.

  • Minyak wijen atau chamgireum yang biasanya dipergunakan untuk masakan gorengan seperti untuk menggoreng telur. Dengan menggunakan minyak wijen, masakan yang dihasilkan akan terasa lebih harum dan memiliki rasa yang lebih gurih.

  • Bahan kaldu atau yuksu jaeryo dengan bahan dasar yaitu rebusan ikan teri sedangkan rumput laut yang dikeringkan, udang kering, kerang atau ikan polok alaska kering digunakan untuk membuat air kaldu. Sedangkan sayuran yang digunakan misalnya jamur, daun bawang, bawang bombay.

  • Makanan laut yang diasinkan atau chotgal untuk pengganti garam atau kecap asin.

0 comments:

Post a Comment

 
www.kalbariana.net © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Buy Dofollow Links! =) , Lastminutes and Ambien Side Effects