Butuh Pinjaman Uang Untuk Renovasi Rumah? Begini Caranya

Memiliki hunian pribadi membutuhkan biaya perawatan dan renovasi yang tak murah apalagi kalau pemilik rumah tak menyiapkan dana cadangan. Dari beberapa sumber dana yang tersedia, mengajukan pinjaman uang dari bank merupakan solusi pertama yang paling sering dipilih ketika membutuhkan dana darurat untuk merenovasi rumah. Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa memperoleh dana tambahan dari bank maupun sumber lainnya untuk merenovasi rumah?
pinjaman uang mudah dan cepat

Mengajukan Kredit Tanpa Agunan
Untuk memperoleh dana renovasi rumah dari bank, kita bisa mengajukan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Cara ini bisa dipilih jika Anda tak memiliki jaminan atau agunan untuk pengajuan kredit renovasi rumah. Dengan mengajukan KTA, Anda berkesempatan untuk memperoleh dana renovasi rumah hingga Rp 200 jutaan. Untungnya lagi, proses pencairan dana KTA ini tak memakan waktu lama hanya sekitar 1 – 2 minggu saja, jauh lebih cepat daripada pengajuan kredit dengan agunan.
Sayangnya, KTA menerapkan bunga lebih tinggi daripada kredit dengan agunan serta jangka waktu pembayaran kredit yang pendek. Sehingga lebih cocok diambil jika Anda ingin melakukan renovasi kecil-kecilan dalam waktu pengerjaan yang singkat. Jika ingin mengambil KTA, sebaiknya ambil secukupnya saja dan sesuaikan dengan kemampuan mencicil. Jangan sampai pembayaran angsuran KTA menunggak ketika proses renovasi sedang berlangsung. 

Mengajukan Kredit dengan Agunan
Solusi kedua untuk memperoleh pinjaman dana renovasi rumah dari bank yakni dengan mengajukan kredit dengan agunan seperti rumah misalnya. Pihak bank akan menaksir harga rumah Anda dan meminjamkan dana hingga 80% dari harga rumah tersebut. Kelebihan dari meminjam uang dari bank dengan cara ini adalah nilai bunga yang lebih rendah daripada jenis kredit lainnya.
Tapi, jika rumah Anda masih dalam pembiayaan KPR, maka Anda tak bisa mengajukan kredit dengan agunan. Hal ini disebabkan karena ketika proses pelunasan KPR masih berlangsung, pemilik rumah belum tentu memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) bangunan dari bank. Padahal syarat untuk mengajukan kredit ini pemilik harus melampirkan SHM bangunan dan tanah sebagai jaminan.

Memanfaatkan Kredit Renovasi BPJS Ketenagakerjaan
Apabila Anda telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan (atau Jamsostek) minimal 5 tahun, Anda bisa memanfaatkan fasilitas kredit renovasi rumah dari kerjasama bank dengan BPJS Ketenagakerjaan. Dalam hal ini, jaminan yang digunakan adalah dana Jaminan Hari Tua (JHT) yang ada di dalam rekening BPJS Ketenagakerjaan yang Anda miliki.  
Dari kredit renovasi BPJS Ketenagakerjaan ini, Anda bisa memperoleh dana renovasi rumah sebesar 30% dari dana JHT yang sudah Anda kumpulkan. Selain untuk renovasi rumah, dana kredit tersebut juga bisa digunakan untuk uang kredit perumahan bagi anggota BPJS Ketenagakerjaan yang belum memiliki rumah.

Memanfaatkan Kredit Renovasi Rumah
Kredit renovasi rumah ini biasanya ditawarkan oleh bank yang menjalin kerjasama dengan perusahaan bahan bangunan. Ketika menggunakan fasilitas kredit ini, Anda tak hanya menerima dana renovasi rumah tapi juga kiat merenovasi rumah dari perusahaan bahan bangunan tersebut. Beberapa bank bahkan melengkapi produk kredit renovasi rumah ini dengan layanan refinancing, take over dan  KPR.

Apapun cara memperoleh pinjaman dana renovasi rumah yang Anda pilih, sesuaikan dengan kondisi keuangan Anda. Jangan memaksakan diri untuk merenovasi besar-besaran kalau dana yang dimiliki tak mencukupi. Lebih baik renovasi secara bertahap sehingga pembiayaannya jauh lebih ringan.

0 comments:

Post a Comment

 
www.kalbariana.net © 2012 | Designed by Rumah Dijual, in collaboration with Buy Dofollow Links! =) , Lastminutes and Ambien Side Effects